Contoh Surat Dakwaan

 KEJAKSAAN NEGERI MALANG

“UNTUK KEADILAN”

                           SURAT DAKWAAN

    No. Reg. Prk.: 05/PDM/MALANG/Ep5/1998

Terdakwa I    :

         Nama lengkap                : ADI LUKITO

         Umur                              : 27 tahun

         Tempat lahir                   : Jombang

         Agama                            : Islam

         Kebangsaan                    : Indonesia

         Jenis kelamin                  : Laki-laki

         Pekerjaan                                    : Karyawan Theatre 21 Cabang Dinoyo Malang

         Tempat tinggal               : Jl. MT Haryono VIII No. 27  Malang

         Pendidikan                     : SLTA

Terdakwa  II  :

         Nama lengkap                : SUPARDI

         Umur                              : 37 tahun

         Tempat lahir                   : Banyuwangi

          Agama                           : Islam

         Kebangsaan                    : Indonesia

         Jenis kelamin                  : Laki-laki

         Pekerjaan                        : Wiraswasta

         Tempat tinggal               : Jl. Galunggung No.20 Malang

         Pendidikan                     : Sarjana

b. Penahanan Terdakwa I

     – Ditahan penyidik              : 6 juni 1998 s/d 18-8-1998

     – Ditahan jaksa                    : 18-8-1998 s/d 5-9-1998

     Penahanan Terdakwa II

     – Ditahan penyidik              : 5 juni 1998 s/d 19-7-1998

     – Ditahan kejaksaan                        : 20-7-1998 s/d sekarang

c. Dakwaan :

Kesatu         :

Bahwa mereka para terdakwa ADILUKITO dan SUPARDI, bersama-sama dan berserikat, dimana antara Terdakwa I dan Terdakwa II terdapat kerjasama satu dengan dengan lainnya, pada hari kamis tanggal 26 Mei 1998 kira-kira jam 02.30 WIB. Atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam bulan juni tahun 1998, bertempat dirumah saksi RAHMAT SUJATA Jl. Raya Tlogomas No.278 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang atau disuatu tempat didalam daerah hukum Pengadilan Negeri Malang, dengan sengaja telah menimbulkan bahaya umum bagi barang-barang, dengan jalan dan cara-cara sebagai berikut :

–      Berawal dari adanya tuntutan reformasi terhadap pengurus dan sebagaian karyawan Theatre 21 Cabang Dinoyo Malang oleh masyarakat, dimana terdakwa I ADI LUKITO termasuk yang diisukan akan direformasi sedangkan terdakwa II  SUPARDI karena selama ini banyak berhutang budi pada terdakwa I menjadi resah dengan isu  akan direformasinya terdakwa I dan kemudian atas dasar hal tersebut kedua terdakwa merasa kurang senang terhadap RAHMAT SUJATA yang sebagai manager Theatre 21 Cabang Dinoyo tidak melakukan pembelaan terhadap para karyawan Theatre 21 Cabang Dinoyo yang akan direformasi, sehingga timbul niat para terdakwa untuk membuat kejutan untuk menakut-nakuti RAHMAT SUJATA dengan cara memasang petasan/mercon di rumah RAHMAT SUJATA dan untuk melaksanakan niat tersebut terdakwa I (ADI LUKITO) pada tanggal 23 Mei 1998 membeli obat/serbuk pembuat petasan didusun keras Desa Cukir, Jombang sebanyak 2 (dua) ons seharga Rp.10.000.- (sepuluh ribu rupiah) dan membeli kawat bendrat seharga Rp.500.- di toko P. Damono, setelah itu terdakwa I lalu merakit mercon dirumahnya dengan cara memasukan/mengisi serbuk petasan kedalam sebuah kaleng bekas obat insektisida dan kaleng tersebut kemudian diberi sumbu dan kemudian mercon/petasan dari kaleng tersebut diserahkan kepada terdakwa II dengan maksud untuk disempurnakan oleh terdakwa II petasan itu dilengkapi dengan jerigen plastik yang sisinya dilubangi, kemudian disimpan oleh terdakwa II.

–      Pada tanggal 25 Mei 1998 terdakwa II bersama terdakwa I pergi kerumah Rusdi Noer yang letaknya bersebelahan dengan rumah terdakwa I untuk nonton televisi acara pertandingan sepak bola dan setelah hari agak larut malam, terdakwa I mengajak terdakwa II untuk melaksanakan peledakan mercon tersebut tetapi terdakwa II menolak dan minta agar pelaksanaanya ditunda karena ia masih ingin memyaksikan pertandingan sepak bola babak kedua, waktu itu terdakwa II tidur-tiduran di kursi panjang hingga tertidiur.

–      Pada kira-kira jam 01.00 WIB dini hari tanggal 26 Mei 1998 terdakwa II dibangunkan oleh terdakwa I dan diajak melaksanakan niat meledakkan mercon dirumah Rahmat Sujata dan mereka lalu menuju rumah terdakwa II untuk mengambil petasan yang disimpan disana dan setelah petasan diambil, mereka menuju rumah Rahmat Sujata dengan jalan beriringan, dan setelah keadaan dirasakan aman oleh mereka, terdakwa II memegang obat nyamuk yang diberi oleh terdakwa I sedang terdakwa satu menyalakan obat nyamuk itu dan kemudian terdakwa I meletakkan mercon/petasan itu diteras rumah Rahmat Sujata dengan terlebih dahulu memasukkan petasan itu ke dalam dirigen yang sampingnya sudah dilubangi, dan sumbu petasan di letakkan diatas obat nyamuk yang sudah menyala dengan letak beberapa senti meter dengan titik api dan setelah itu kedua terdakwa lari meninggalkan rumah Rahmat Sujata dan beberapa saat kemudian petasan tersebut meledak dengan keras sehingga mengakibatkan barang-barang tersebut hancur/rusak, antara lain:

  1. langit-langit teras rumah menjadi berantakan
  2. langit-langit kamar tidur depan jebol
  3. daun pintu dan kusen rusak
  4. kusen jendela muka rusak
  5. jendela kaca pecah-pecah
  6. korden jendela berlubang-lubang kena serpihan kaca
  7. dua kirsi bambu dan sebuah meja bambu rusak

Sehingga mengakibatkan kerugian material bagi korban sebesar kurang lebih Rp 3.000.000,- (tiga juta rupiah) , ——————————————————————————————————

Sebagaimana diatur dan diancam dengan hukuman didalam pasal 187 ke 1 jo 55 (1) ke 1 KUHPidana.

Atau :

Kedua :

Bahwa mereka para Terdakwa ADI LUKITO dan SUPARDI, secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri, pada hari Rabu tanggal 24 Mei 1998 atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam bulan Mei 1998, bertempat dirumah Terdakwa I dijalan Raya Tlogomas No. 278 Kecamatan Lowokwaru Kodya  Malang dan dirumah Terdakwa II di Jalan Galunggung No.20 Malang , ataupun ditempat lain dalam wilayah hukum Pengadilan Negeri Malang, tanpa ijin dari yang berwenang, telah membuat atau membawa, menyimpan atau menyembunyikan mesiu atau bahan peledak, dengan cara-cara Terdakwa I pada tanggal 23 Mei 1998 telah membeli obat petasan/mercon/mesiu di Desa Cukir Jombang sebanyak 2 (dua) ons seharga Rp 10.000,- yang kemudian dibawa pulang kerumahnya dan dirakit menjadi mercon/petasan berkekuatan besar dengan cara memasukan obat/serbuk mercon tersebut kedalam kaleng bekas insektisida, lalu diberi sumbu dan diikat kawat dan setelah itu diserahkan kepada Terdakwa II (SUPARDI) untuk disempurnakan dan Terdakwa II lalu memasukan mercon/petasan/peledak tersebut kedalam jerigen plastik yang pada sisinya diberi lubang, kemudian menyimpan mercon itu dan pada malam harinya sekitar pukul 02.30 WIB mercon/petasan/peledak tersebut disulut diteras rumah RAHMAT SUJATA hingga menimbulkan ledakan dahsyat dan merusak barang-barang yang ada disekitarnya.-

Sebagaimana diatur dan diancam dengan hukuman didalam pasal 1 ayat (1) UU No. 12/Drt/1951.-

                                                                        Malang, 5 September 1998

                                                                     JAKSA PENUNTUT UMUM

                                                                           ISTRISNO HARIS, SH

                                                               JAKSA PRATAMA NIP. 230014163

About Robby aneuknangroe

konsultasikan masalah Hukum Anda, Saya siap membatu secara gratis.

Posted on 25 Agustus 2013, in Tak Berkategori. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Ada pertanyaan?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: