Daftar Isi Hukum Pidana

Pengantar

  1. Pengertian dan ruang Lingkup hukum piadana
  2. Hakekat, Sifat, Tujuan dan fungsi Hukum Pidana
  3. Hubungan hukum pidana dengan ilmu – ilmu lainnya.

Berlakunya Hukum Pidana

Locus dan Tempus delicti.

Dari segi waktu

  1. Asas legalitas.
  2. Asas Transitoir
  3. Asas retroaktif

Dari segi tempat

  1. Asas teritorial
  2. Asas nasional aktif
  3. Asas nasional pasif
  4. Asas universalitas

Asas ekstra teritorialitas

Masalah Delik

1. Delik dan unsur – unsurnya

  1. Penggunaan istilah
  2. Rumusan delik
  3. Cara merumuskan delik

2. Jenis – jenis delik

  1. Jenis delik menurut KUHP
  2. Jenis delik menurut cara  merumuskannya
  3. Jenis delik menurut cara melakukannya
  4. Jenis delik menurut subjeknya
  5. Jenis delik menurut tujuannya

Teori hubungan kausalitas.

  1. Conditio sine qua non theori
  2. Teori mengeneralisir
  3. Teori mengindividulaisir

Sifat melawan hukum

  1. Pengertian
  2. Melawan hukum sebagai unsur delik
  3. Ajaran – ajaran melawan hukum

Subjek Hukum Pidana ( Pleger ; Enkelvoudige Daderschap)

  1. Siapa yang merupakan subjek hukum pidana
  2. Delik dengan perumusan formal dan materiil
  3. Delik yang memiliki unsur kedudukan atau kualitas

 Delik Percobaan (Poeging)

  1. Pengertian
  2. Dasar hukum pemidanaannya
  3. Syarat – syarat pidananya
  4. Macam – macam percobaan menurut doktrin
  5. Teori – teori mengenai percobaan

Delik penyertaan ( Deelneming)

  1. Medepleger dan ciri – cirinya
  2. Doenpleger dan ciri – cirinya
  3. Uitlocker dan ciri – cirinya

 Delik penyertaan  ( Deelneming)

  1. Medepleger dan ciri – cirinya
  2. Doenpleger dan ciri – cirinya
  3. Uitlocker dan ciri – cirinya

Delik Perbarengan (Concusus)

  1. Pengertian
  2. Jenis – jenisnya
  3. Stelsel pemidanaannya

Delik pengulangan (Recidive)

  1. Pengertian
  2. Syarat – syaratnya
  3. Jenis – jenisnya menurut Ilmu Hukum Pidana

Pertanggungjawaban Pidana

  1. Pengertian
  2. Kesalahan menurut hukum pidana
  3. Bentuk – bentuk kesalahan
  4. Teori – teori tentang kesengajaan/dolus
  5. Teori – teori tentang kelapaan/culpa
  6. Kemampuan dan ketidakmampuan bertanggungjawab

Pidana dan pemidanaan

  1. Doktrin – doktrin tentang pidana, tujuannya dan stelselnya.
  1. Dasar – dasar penghapus penuntutan pidana.
    1. Nebis in idem
    2. Matinya terdakwa
    3. Daluarsa
    4. Penyelesaian di luar sidang
  1. Dasar – dasar penghapus pemidananaan.
    1. Daya paksa dan keadaan darurat (overmacht dan noodtoestand)
    2. Pembelaan terpaksa (noodweer)
    3. Melakukan ketentuan Undang – Undang
    4. Melaksanakan perintah jabatan.

 Beberapa bentuk delik tertentu dalam KUHP

  1. Delik – delik kekerasan
  2. Delik terhadap nyawa
  3. Delik penganiayaan
  4. Delik – delik kekayaan (vermogens delicten)
  5. Delik pemalsuan surat

 

 

About Robby aneuknangroe

konsultasikan masalah Hukum Anda, Saya siap membatu secara gratis.

Posted on 27 Agustus 2013, in Pidana materil. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Ada pertanyaan?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: