Tanggung Jawab Pidana Terhadap Korban Kecelakaan Jalan Rusak

Jalan merupakan salah satu dari sarana transportasi umum yang digunakan manusia untuk melakukan berbagai aktifitasnya. Dalam menggunakan jalan, tidak jarang terjadi kecelakaan yang memakan korban, kecelakaan terjadi bisa karena kelalaian sendiri atau karena orang lain. Hingga saat ini Badan Kesehatan Dunia (WHO) menempatkan kecelakaan jalan sebagai pembunuh nomor tiga setelah jantung Koroner dan TBC. Hampir setiap hari kita disuguhi berita tentang kecelakaan lalulintas, korbannyapun beraneka macam, mulai dari luka ringan, luka berat dan tidak jarang pula korban tewas.

Salah satu dari penyebab terjadinya kecelakaan lalulintas adalah karena kerusakan jalan, pengguna jalan bisa mengalami celaka diatas jalan yang rusak. Yang terjadi dilapangan sangat jarang ditemukan adanya penyidikan lebih lanjut bila ada orang yang menjadi korban dari kecelakaan jalan yang rusak. Alasan yang sering terdengar biasanya human eror atau kecelakaan tunggal. Sangat jarang dilanjutkan dengan mencari siapa yang bertanggung jawab secara hukum atas kecelakaan yang sebabkan jalan rusak. Apalagi banyak masyarakat kita yang masih buta hukum, sengga sekalipun ada yang menjadi korban mereka hanya diam dan tidak tau harus berbuat apa.

Dalam artikel saya kali ini, saya akan  mengajak pembaca untuk menelusuri dan mencari tahu siapakah yang bertanggung jawab apabila terjadi kecelakaan yang disebabkan jalan rusak dan apa sanksi hukumnnya?

Apabila kita merujuk apa ketentuan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LaluLintas dan Angkutan Jalan. Yang bertanggung jawab apabila terjadi kecelakaan dijalan rusaka adalah penyelenggara jalan. Hal ini sebagaimana  Ketentuan pasal 273 UU No. 22 Tahun 2009 yang menyebutkan bahwa:

(1)   Setiap penyelenggara Jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki Jalan yang rusak yang mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 ayat (1) sehingga menimbulkan korban luka ringan dan/atau kerusakan Kendaraan dan/atau barang dipidana dengan penjara paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak Rp12.000.000,00 (dua belas juta rupiah).

(2)   Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan luka berat, pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp24.000.000,00 (dua puluh empat juta rupiah).

(3)   Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan orang lain meninggal dunia, pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp120.000.000,00 (seratus dua puluh juta rupiah).

(4)   Penyelenggara Jalan yang tidak memberi tanda atau rambu pada Jalan yang rusak dan belum diperbaiki sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak Rp1.500.000,00 (satu juta lima ratus ribu rupiah).

Dalam ketentuan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LaluLintas dan Angkutan Jalan tidak dijelaskan pengertian penyelenggara jalan. Menurut Widyawati Budiningsih, SH., MHum[1].Dan Jefri Hardi[2] bahwa penyelenggara jalan dalam hal ini Kepala Dinas Penyelenggara Jalan baik Jalan Nasional, Provinsi maupun Kabupaten/Kota apabila melakukan perbuatan yang memenuhi keseluruhan unsur Pasal 273 UU No. 22 Tahun 2009 di atas, yaitu karena kelalaiannya tidak segera melakukan perbaikan jalan yang rusak, yang berakibat korban mengalami luka ringan, luka berat maupun meninggal dunia dapat dimintakan tanggungjawab pidana atas dasar kelalaiannya mengakibatkan terjadinya kecelakaan dan membawa korban baik luka ringan, luka berat maupun meninggalnya korban.


[1]Dosen  Fakultas Hukum Universitas Narotama Surabaya

[2] Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Narotama Surabaya

About Robby aneuknangroe

konsultasikan masalah Hukum Anda, Saya siap membatu secara gratis.

Posted on 7 September 2013, in Hukum and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Ada pertanyaan?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: